Tuesday, August 5, 2014

Hallo Monday!!

Telat banget sebenarnya, karena ini sudah hari selasa.. :D

Selagi orang lain juga memulai bekerja pada senin kemarin, maka saya pun juga mulai pemanasan untuk membuat karya-karya trial baru untuk CraftStudioo..  Yaaa, karena bekerja di rumah, maka ritmenya agak sedikit beda dengan di kantor.  Semua kita yang menentukan kapan harus memulai, membuat target-target sendiri, dan terpaksa harus mendisiplinkan diri (kalo nggk pasti tidur moloooo, hahhaa).

Dimulai dari hunting inspirasi dari internet dan buku, terus mulai di bookmark untuk suatu saat dibuat, terus di bikin pola-polanya deh.  Oh yaaa!! Kemarin saya juga belanja belanjiii.. tinggal klak-klik dan bayar pake internet banking..  ohh, kalap sekali sepertinya.  Nanti review belanjanya saya bahas yaaa.. (insyaAllah)..

Nah, akhirnya kemarin pegang mesin jahit lagi untuk pertama kali setelah libur lebaran.  Terus mulai ngeberantakin rumah lagi dimana sebelumnya udah rapi jali.  Terus, mulai asyik sendiri ngulik-ngulik dan berkutat dengan bahan.

Dann, inilah hasil dari trial kemarin.. Tissue travel pouch!!  Cocok banget untuk para wanita yang suka bawa tissue di tasnya.  Manissss banget dengan motif floralnya.  Ukurannya standar tissue Tes*a dan Pas*o.  

Tissue travel pouch

Terus karya kedua yang dibuat adalah multipurpose front zipper pouch.  Yang dulu bikinnya resleting diatas, sekarang di depan.  Agak sedikit tricky juga pas bikin bagian dalamnya.  Karena belum biasa.  Tapi so far, sangat manis sekali kombinasinya.  Jadi sukaaa... <3


Multipurpose Front Zipper Pouch

 Gimana-gimana hasil karya kalian setelah berlibur kemarin??
Oh yaa, saya masih punya PR nih untuk membuat tutorial Part 2 pembuatan tas..hahhaa.. itulah kalo kerjaan ditunda-tunda, malah keburu ilang moodnya.  Mudah2an saya bisa menyelesaikannya yaa, hihiii..

Selamat berkaryaaaa, temanss..
Hilwa :)


Sunday, August 3, 2014

Happy Ied Fitri 1435 H

Assalamualaikum.. :)

Selamat hari raya Ied Fitri yaaa temans CraftStudioo.  Taqabbalallahu minna wa minkum.  Semoga amalan kita di Bulan Ramadhan kemarin diterima Allah SWT, dan menjadi insan yang lebiihh baik lagi yaa..

me and my husband, sempet-sempetin foto dulu sebelum berangkat

Kemarin kami menghabiskan libur lebaran kemarin ke rumah orangtua di Depok dan BSD.  Yang katanya Jakarta kalo lebaran g macet ternyata bohong teman-teman..  BSD-Jakarta via Ps Minggu pun macet cet cet.. Tapi yaa, dinikmati ajaa lah, demi bersilaturhami ke rumah saudara, walaupun akhirnya kami telat.

Untuk teman-teman yang kembali dari mudik selamat beristirahat untuk mempersiapkan diri masuk kerja besok senin.  Yang mau masuk sekolah, siapkan dengan baik keperluan sekolahnya.  Yang bekerja di rumah seperti saya, siapkan program-program untuk dikerjakan agar waktunya produktif.

Salam,
Hilwa

Sunday, July 6, 2014

#Tutorial: Tote Bag dengan Penutup Resleting Part 1

Hai haaii.. Apa kabar??
Masih semangat kah berpuasa di hari ke 8 ini?  Untuk mengisi waktu, kalian bisa berkarya dengan membuat sebuah tote bag yang bisa kalian gunakan untuk pergi mengaji, kuliah, maupun Idul Fitri nanti. 

Kali ini saya akan berbagi tutorial dengan pembaca CraftStudioo.  Dalam tutorial kali ini saya akan berbagi cara pembuatan tote bag dengan penutup beresleting atau kalau mencari di search engine dengan keyword recessed zipper tote bag.  Sebenarnya banyak versi tutorial berbahasa Inggris di internet dengan gambar-gambar yang dapat dipahami, seperti link ini, ini ini, ini atau ini (wahh.. banyak yaaa). Tapi mungkin banyak juga yang kurang bisa mengerti penjelasan maupun gambarnya.  Oleh karena itu, dari berbagai sumber, saya mencoba mempraktikkannya dan mengadaptasinya menjadi sebuah tutorial yang semoga dapat dipahami oleh pembaca sekalian.  Dan juga untuk catatan saya sendiri untuk membuatnya lagi.  Kebetulan sekali, ini juga pertama kali saya membuatnya, karena ada permintaan dari seorang konsumen.  Semoga hasilnya memuaskan yaa :)

Oke, Let's start guys..
Dalam pembuatan tote bag ini, kamu butuh:
  1. Kain kanvas atau kain yang agak berat dan bertekstur seperti linen sebagai bagian luarnya, saya menggunakan 2 motif, bunga dan polos sebagai variasi.  Ukuran canvas motif 29 x 38 cm dan untuk canvas polosnya 15 x 38 cm
  2. Kain katun untuk bagian dalam, saya menggunakan motif kotak-kotak dengan warna senada.  Ukurannya 38 x 37 cm.  
  3. Untuk kantung resleting bagian dalam saya menggunakan kain polos dengan ukuran 20 x 25 cm dan kantung yang lainnya denga ukuran 16 x 19 cm
  4. Pelapis/viselin dengan ukuran 6 x 25 cm
  5. Resleting 50 cm (saya menggunakan resleting jaket dengan open end atau yang terbuka di ujungnya).  Resleting ini untuk penutupnya bagian atasnya.
  6. Resleting 23 cm untuk kantung di dalam tas.  Nanti akan diajarkan juga cara membuatnya.
  7. Tali nilon dengan panjang ....
  8. Alat potong, seperti gunting maupun rotary cutter (dan cutting mat)
  9. Pita meteran dan penggaris sebagai alat ukur
  10. Alat jahit (jarum, benang, mesin jahit)
  11. Alat tulis
Alat dan bahan yang dibutuhkan

Nahh, sudah siapkah alat dan bahannyaa??  Kalau sudah yuk kita mulai cara pembuatannya..
Pertama kita akan potong kain-kain yang dibutuhkan sesuai dengan ukuran yang kita inginkan. Sudah??

Bagian luar:

Satukan 2 bagian kain kanvas motif dan polos untuk bagian luar tas.  Bagian polos untuk di bawah, sedangkan bagian motif untuk dibagian atas. 
Canvas untuk outer, motif dan polos
Satukan kedua bagian kain dengan menjahit bagian bawahnya.  



Bagian bawah disatukan dengan bagian bagus bertemu bagus

Hasil akhir setelah disatukan

Nah, setelah disatukan akan menjadi sepanjang ini.  Urutannya menjadi canvas motif, canvas polos, canvas polos dan canvas motif.  Sudah??

Kantung resleting:
Nah sekarang kita akan menjahit kantung resleting bagian dalam yaa.. Buat penanda pada kain yang akan dibuat kantung dengan mencekris kain di tengah, sedikiittt saja

Letakkan viselin dengan jarak 7 cm dari atas kain bagian dalam.  Lalu setrika agar menempel

Letakkan viselin di bagian buruk dengan jarak 7 cm dari atas
Setelah itu ambil resletingnya, lalu jahit diujungnya dengan tangan.  

Jahit ujung resletingnya

Letakkaan resleting ditengah kain yang telah di tempel viselin.  Buat penanda pada kedua ujung resleting di atas viselin dengan sebuah titik dan buat garis 1 cm dengan titik tadi sebagai tengahnya.  

Buat titik dengan kedua ujung resleting sebagai ujungnya
Beri titik lagi di sebelah dalam titik pertama dengan jarak 1 cm.  

Buat garis dengan titik tadi sebagai tengahnya dan buat titik di bagian dalam

Lalu buat segitiga dengan ketiga titik tadi.  

Segitiga dibuat di kedua sisinya


Tarik garis dari puncak segitiga ke puncak yg lain, dan buat garis diatas dan bawah
 Tarik garis dari kedua ujung segitiga tadi, juga bagian atas dan bawahnya seperti pada foto.


Gunting sesuai dengan garisnya
Lalu gunting sepanjang garis tengah dan tepi-tepi segitiganya yaa.  Setrika agar tepiannya rapi.

Kita tinggalkan sementara bagian lubang kantung tadi.  

***
Sekarang kita jahit bagian kantungnya yaa..

Lipat dan setrika kain seperti ini.
Lipat kain seperti ini, dengan kampuh 1 cm
Lalu letakkan resleting dengan posisi seperti ini, lalu jahit.
Jahit resleting dengan posisi seperti ini
Hasil akhirnya seperti ini.  
Hasil akhirnya
Lalu lipat kain dengan melebihkan 4 cm dibagian atasnya.  Jahit tepian kain, dari resleting yg telah terjahit yaaa.. bukan dari bagian atas sekali.
Lipat kain dengan melebihkan 4 cm dibagian atasnya, lalu jahit bagian tepi

Lipat kelebihan 4 cm tadi dan sematkan dengan jarum pentul
Setelah dijahit lipat ke bawah bagian atas tadi dan sematkan pentul
Letakkan ke kantung resleting pertama yang telah kita buat dengan bagian bawah resleting yang sudah terjahit disematkan jarum pentul.  Jahit bagian bawahnya. 

Satukan bagian lubang dan resleting di bagian bawahnya dulu

Setelahnya, buka kelebihan 4 cm tadi, dan letakkan diatasnya.  Lalu jahit sekeliling kantung resleting tadi.  Begini hasilnya dari depan dan belakang. 

Jahit sekeliling resleting

Bagian belakang setelah di jahit sekelilingnya

Kantung tanpa resleting:

Kantung ini lebih mudah dibuat, saya menggunakan ukuran 16 x 19 cm.  Lipat tepi atasnya agar tidak terurai.  Lalu setrika tepi-tepinya, dan jahit sekelilingnya tanpa menjahit bagian atas.  Dan, it's done..

Kantung tanpa resleting di sisi tas lainnya.
Well, bagaimana??  Apakah mudah mengikutinyaa?  Kita lanjut nanti di bagian kedua yaa untuk menyelesaikan pembuatan tasnya.  Semoga bisa di praktikkan dan dipahami yaa..

Huff.. ternyata butuh banyak waktu yaa untuk menyusun sebuah tutorial yaa.. mengambil foto, menyusun kata-kata, mengedit foto, uploading, dan mengatur redaksionalnyaa.. semoga bagian kedua bisa saya selesaikan juga yaaa, hahhaa.. amiiinn..

Yukk ahh, masak dulu buat buka puasa :)
Salam, 
Hilwa

Saturday, July 5, 2014

Mukena Katun Jepang

Yakkk.. yang lagi cari mukena CraftStudioo menyediakan nih mukena yang cantik untuk menemani ibadahmu..  Berikut yang bisa kamu pilih yaa..


Green Flowery
 Description:
katun Jepang motif bunga dan polkadot hijau | renda hias | elastic band | tas serut
IDR 250.000

***
Grey Abstract
 Description:
katun Jepang motif abstrak bernuansa abu-abu dan polkadot abu-abu | renda hias | elastic band | tas serut
IDR 250.000

***
Pink and blue flowery
 Description:
katun Jepang motif bunga dan polkadot biru | renda hias | elastic band | tas serut
IDR 250.000

 ***
Semua mukena-mukena ini dibuat handmade oleh saya sendiri, hanya tersedia 1 per item.  Model yang sama bisa dipesan dengan waktu pengerjaan sekitar +/- 7 hari. 
 Harga diatas belum termasuk ongkos kirim.

Hilwa

Thursday, July 3, 2014

#LatePost: Marhaban yaa Ramadhaan..


Alhamdulillahh, tak terasa esok sudah memasuki bulan Ramadhan.  Saatnya umat muslim menjalankan ibadah shaum selama sebulan penuh.

Ramadhan tahun ini terasa sangat berbeda, karena sekarang saya hanya berdua dengan suami, tanpa keluarga saya yang rame dan rempong di Depok, huhuu.. pasti akan sangat berbeda, dimana biasanya sahur bersama dan rame, sekarang berdua ajaa.  Apalagi ketika berbuka puasa, dimana kita suka rebutan bumbu kacang dan juga makanan yang melimpah, hahhaa.. (Puasa bukannya tambah kurus, malah tambah gemuk)
Selain itu, di rumah, musholla terletak persis di depan, jadi suasana Ramadhan sangat terasa, ada buka bersama dan tarawih.  Sedangkan di Bandung sini, lebih jauh sedikit mushollanya.

Tapi, kami berdua senang akan menjalani ibadah di bulan Ramadhan ini berdua, karena ini Ramadhan pertama kami sebagai pasangan suami istri (*kyaaaa >.<)

Nahh, dalam menyambut bulan Ramadhan ini, saya membuat mukena baru.  Ketika lagi belanja bahan di Pasar Baru, ada motif flower yang cantiiiikk banget, akhirnya saya eksekusi menjadi mukena deh.  Tutorial membuat mukenanya saya dapatkan di blog ini.  Tadinya saya pikir akan sulit membuatnya, tapi ternyata ketika diikuti tutorialnya, ternyata cukup mudah.  Nah ini dia mukenanyaa..

My 1st mukena, sweet yaaa? :)


Dan saya pun memberanikan diri membuat beberapa lagi untuk dijual.  Alhamdulillah, terjual di bazar kemarin ada yang dibeli sepupu, dan juga teman kantor tante saya.  Dan pesananpun kembali berdatangan..

Alhamdulillah, SOLD.. boleh pesan lagi lhoo..


Salah satu model mukena, cantik yaa..

Lumayan juga yaa membuat mukena handmade sendiri, maklumlaaah karena saya g punya pegawai.  Saya harus melakukan semuanya mulai dari berbelanja, potong pola, menjahit, ke tempat neci dan obras, packaging, dan mengirimnya..  Well, tapi saya cukup puas dengan hasilnyaaa..  Semoga mukena-mukena yang saya buat disukai yaa dan bisa menemani beribadah di bulan penuh berkah ini.

Mungkin inilah yang harus saya jalani, berproses dari awal.  Semoga bisa menambah pengalaman saya di kemudian hari..

Yuk, yang mau order.. masih ada motif cantik lainnya lhooo..

Monday, June 23, 2014

Sewing and Crafting Makes Me Stay

Zaman dulu ketika masih sekolah, kuliah, kerja, dan belum menikah saya terkenal g bisa diam dirumah, setiap ada kegiatan di luar pasti saya selalu ikut.  Setiap libur semester pasti ngadain trip, setiap ada tanggal merah, pasti jalan..  Mulai dari gunung sampai pantai, air terjun, sawah, dan lainnya..  Cukup puaslah saya dengan petualangan saya dulu.  Kadang memang kangen banget berpetualang lagi.  Menikmati keindahan alam dengan segala pengalamannya, baik suka maupun duka.  

Tapi, apa dayaa.. sekarang harus dealing sama kenyataan bahwa saya sudah bersuami, yang berarti ada komitmen dan tidak bisa sebebeas dulu.  Berpergian tanpa suami, sebenarnya boleh saja, tapi ya itu, kadangkala suami terlalu khawatir untuk melepas saya seorang diri walaupun saya meyakinkan bahwa itu hal yang biasa saya lakukan dulu...  
Kenapa g berlibur berdua?? Agenda liburan kita pun selalu di postpone karena satu dan lain hal seperti kesibukan, waktu yang g pas, cuaca, dan lainnya..  Akhirnya kita sesekali hanya hang out di sekitaran Bandung.  Murah meriah dan dekat, hehhee..

Lalu bagaimana saya yang g bisa diam ini betah di rumah?? 
Alhamdulillahnyaa saya punya hobby menjahit.  Saya pun mencoba menghabiskan waktu dengan produktif membuat sesuatu.  Dari yang awalnya hanya menjahit yang simple-simple, terus mencoba hal yang baru membuat keahlian saya bertambah.  Dari awalnya jahitan berantakan, sampai agak rapi.  Pokoknya terus mencoba project baru untuk menambah keterampilan.

Sewing and crafting makes me stay at home.  Terkadang saking asyikya sampai lupa waktu dan ngapa-ngapain.  Makanya harus pintar-pintar time management untuk bisa mengurus rumah, (dulu) mengajar, dan menjahit. Walaupun tetap yaaa, rumah akan sangat berantakan kalau saya udah mulai menjahit, hahhaa..

Alhamdulillah, suami sangat mendukung saya, g pernah marah-marah kalau saya ngeberantakin rumah, masak yang simple, dan dukungan yang lain..

Lalu bagaimana jika bosan datang??
Ya sesekali memang g mau melakukan apapun.  Nah, kalau sudah seperti itu, biasanya cari-cari inspirasi di Pinterest, buka-buka blog orang untuk penyemangat, dan pergi berbelanja bahan.  hahhaa.. Kalau sudah ke pasar dan belanja, saya bisa kalap sodara-sodara, hahhaa..

Seringkali excuse itu datangnya dari diri kita sendiri lhooo.. jadi jangan banyak alasan untuk berbuat rajin..
Salam semangat :)

Bazar Experience

Kemarin saya mengikuti bazaar yang diadakan oleh Komunitas Hijabpreneur di Depok.  Dekat dengan rumah orang tua saya, maka meluncurlah saya dari Bandung.  
Ini kali pertama saya mengikuti bazaar.. Yaa, walaupun bazarnya g spesific product craft.  Tapi respon yang datang ke stand cukup baik, mereka mengapresiasi karya handmade saya, walaupun belum banyak yang beli, hihiii..  Tapi saya g kapok koq ikut bazar. :)

Jadi penjual harus ramah dalam melayani konsumen, baik yang cuma tanya-tanya maupun yang lihat-lihat.  Siapa tau dari tanya-tanya dan lihat-lihat itu, mereka jadi tertarik untuk membeli.  Terlebih kalau memang produk yang kita miliki memang bagus.  Dan betapa noraknya saya ketika ada yang membeli dan menyukai hasil karya sayaa.. Alhamdulillaaahh...

Berikut beberapa tips ketika mengikuti bazar atau pameran..
  1. Persiapkan barang-barang yang akan dipamerkan, catat produk dan jumlah stocknya.
  2. Berikan label harga pada setiap produk yang akan dipamerkan, itu untuk memudahkan konsumen dalam memilih barang yang sesuai dengan budget mereka.
  3. Tata layout stand dengan rapi, cantik, dan semenarik mungkin agar menarik minat konsumen berdatangan.
  4. Bawa uang kembalian dengan berbagai pecahan agar tidak repot ketika ada pembeli yang membawa uang besar.
  5. Bawa kantung pembungkus (plastik atau kertas) untuk membungkus barang yang akan dibeli oleh konsumen
  6. Bawa kartu nama sebagai tanda identitas produk dan brand awareness..
  7. Layani konsumen dengan ramah, dan sopan
  8. Sabaaarr


Berikut beberapa dokumentasi foto-foto bazaar kemarin
Sama Asma dari Nina's Up brooch handmade
Di Bazaar kali ini saya ditemani Asma dan kakak Ipar saya.  Asma menjual brooch cantik, sedangkan kakak ipar saya menjual plushie, bantal, dan car set.

Erna Craft and Craft Studioo 

My Lovely Product


Brooch and Pouch

Mukena dan tas serut yang cantik

Me :)
Yapp.. sampai ketemu lagi di bazar selanjutnya yaaa..